Wisma Bahasa Bulletin

You are in : Home > Bulletin


Buletin Wisma Bahasa
Edition: Januari 2007
Isi / Contents
Penulis
Karangan Murid
  Festival Tradisional di Kamboja

Rath Sophea
(mantan murid, diplomat asal Kamboja)

Level: Intermediate

Kronik Indonesia Redaksi
Tata Bahasa - Pemakaian Prefiks me- Redaksi
Realia Redaksi
Percik Redaksi
Masalah Kebahasaan Redaksi
Mozaik Wisma Bahasa Redaksi
Selamat Kawan !!
 
Redaksi
Penanggung jawab: Direktur










 





Karangan Murid
fESTIVAL TRADISIONAL DI KAMBOJA

Di Kamboja ada banyak perayaan tradisional antara lain Tahun baru , Perayaan Air , perayaan Pchum Ben dan yang lain. Sekarang saya mau menjelaskan  tentang perayaan Pchum Ben Karena perayaan ini yang paling penting untuk orang Kamboja sepeti Hari raya idul Fitri di Indonesia yang paling meriah dan unik bagi  orang muslim.

PCHUM BEN apa artinya ?
           
Pchum adalah hari ketika orang-orang berkumpul dengan keluarga mereka di pagoda. Ben adalah nasi dan makanan yang dibawa orang-orang pagoda selama perayaan itu. Jadi perayaan PCHUM BEN adalah perayaan di mana orang-orang membawa nasi dan makanan dan  berkumpul dengan keluarga mereka di pagoda.

Kapan orang Kamboja merayakan perayaan PCHUM BEN ?

Orang Kamboja selalu merayakan perayaan itu pada bulan ke sepuluh kalendar bulan karena bulan itu adalah bulan gelap dan perayaan itu berlangsung selama 15 hari mulai dari hari pertama sampai hari ke 15. Hari ke 15 adalah hari terakhir disebut Hari PCHUM BEN .

Mengapa  orang Kamboja merayakan perayaan itu ?

Karena di masa lalu sampai sekarang orang Kamboja selalu sangat percaya tentang roh nenek moyang dan dosa dan amal. Orang Kamboja percaya bahwa setiap orang yang sudah meniggal akan bereinkanasi menjadi sesuatu tergantung dosa dan amal mereka dari perbuatan mereka ketika mereka masih hidup. Contohnya untuk orang yang melakukan hal yang baik akan bereinkanasi menjadi manusia yang kaya tampan cantik atau yang lain. Untuk orang yang melakukan hal yang jelek akan mendapat dosa dan disiksa oleh raja neraka kemudian berinkanasi menjadi binatang tergantung dosa mereka sedikit atau banyak.

Orang Kamboja juga takut pada kutukan roh moyang mereka Karena Setiap tahun, raja neraka selalu membuka pintu neraka untuk melepaskan roh-roh jahat pergi ke bumi selama 15 hari , roh-roh jahat itu pergi ke pagoda dan makan makanan persembahan yang sudah dikumpulkan oleh orang-orang di pagoda.

Selama 15 hari roh nenek moyang mencari keluarga mereka yang membawa makanan persembahan ke pagoda untuk mereka makan makanan persembahan  biasanya diberikan kepada biksu. Kemudian biksu akan berdoa dan memberi mantra untuk mengirim makanan kepada roh nenek moyang atau roh-roh jahat. Di waktu itu, roh nenek moyang mencari keluarga mereka di 7 pagoda dan kalau mereka masih tidak melihat keluarga mereka  yang membawa makanan pergi ke pagoda, roh nenek moyang akan lapar dan marah sekali kepada keluarga itu dan roh nenek moyang akan mengutuk keluarga itu sehingga tidak bisa sukses dalam melakukan hal-hal sepanjang tahun karena  roh nenek moyang pikir ketika mereka masih hidup mereka sudah melakukan banyak hal untuk menghidupi anak-anaknya mengapa ketika mereka sudah meninggal dan sedang mendapat dosa di neraka anak-anaknya  tidak memberi perhatian kepada mereka. 

Orang Kamboja merayakan  perayaan itu untuk apa ?

Orang Kamboja merayakan perayaan untuk membantu dan minta maaf kepada orang yang sudah meniggal dan sedang mendapat dosa supaya mereka lebih cepat bereinkanasi menjadi manusia kembali lewat mantra biksu.

Di perayaan itu Orang Kamboja akan melakukan apa ?

Selama 15 hari, meskipun mereka sibuk atau miskin, mereka harus memasak makanan untuk dipersembahkan di pagoda, setidak-tidaknya satu kali, khususnya hari terakhir yang disebut hari PCHUM BEN adalah hari yang paling penting.

Di waktu itu, orang yang sedang bekerja atau tinggal di Ibu Kota dan punya keluarga di desa akan pergi ke desa mereka untuk mengunjungi dan memasak makanan bersama setelah itu mereka akan membawa makanan ke pagoda dan mereka membeli oleh-oleh atau memberikan uang ke orang tua  atau saudara mereka , dan mengajak teman-temannya ke rumah mereka untuk makan dan minum.

perayaan= vestival

berkumpul= gathered

berlangsung = go on

roh nenek moyang = the spirit of ancestor

bereinkarnasi= reincarnation

dosa = sin

Kutukan = curse

Roh jahat = bad spirit

persembahan = offering

biksu = monk

mengutuk = to curse

Mantra = magic spell

Dipersembahkan= to be offered

Oleh : Drenda Sinclair
(eks murid,bekerja di IRD)



[ kembali ke Daftar Isi ]








 


Kronik Indonesia
Peristiwa yang terjadi setiap hari di Indonesia pada bulan Desember


1/12

Rokhmin Dahuri, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dalam pemerintahan Megawati, ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus korupsi.


4/12

RI dan Korea Selatan melakukan kesepakatan yang akan menjadi cetak biru peningkatan hubungan kedua negara ke depan.


6/12

Pemerintah akan mencoba sistem kupon atau voucher untuk distribusi pupuk bersubsidi pada tahun 2007. Tujuannya, untuk mencegah kelangkaan pupuk.


8/12

Mahkamah Konstitusi membatalkan seluruh isi Undang-Undang No. 27 Tahun 2004 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR)


11/12

Hasil studi Bank Dunia tentang kemiskina ndi Indonesia menyatakan bahwa jumlah orang miskin hampir 109 juta (49 persen) dari total penduduk Indonesia.


13/12

Presiden menyatakan menerima hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) Nanggroe Aceh Darussalam yang dimenangi Irwandi Yusuf, mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM).


14/12

Harian KOMPAS dalam laporannya menyatakan bahwa selama 2006 pemerintah belum adil kepada rakyatnya sendiri.


21/12

Komisi Penyiaran Indonesia mengharapkan, mulai 1 Januari 2007 sudah tidak ada lagi tayangan pornografi dan kekerasan di televisi.


22/12

Pemerintah memutuskan untuk mengimpor 500.000 ton beras pada bulan Januari – Februari 2007. Impor beras ditujukan untuk menutup kekurangan stok beras nasional.


25/12

SELAMAT HARI RAYA NATAL


26/12

Tepat 2 tahun tsunami di Aceh, banjir dan longsor melanda Nanggroe Aceh Darussalam mengakibatkan sedikitnya 77 orang tewas, 200.000 orang mengungsi, dan ribuan orang masih terisolasi.


28/12

Jaringan telepon dan internet di Indonesia terganggu akibat gempa 7,1 skala Richter di Taiwan yang memutuskan jaringan kabel telekomunikasi dasar laut.


29/12

Jemaah haji Indonesia di Arab Saudi tidak mendapatkan suplai makanan dan minuman selama 30 jam karena perusahaan katering gagal menyediakan makanan dan minuman.


31/12

SELAMAT MENYAMBUT TAHUN BARU 2007


[ kembali ke Daftar Isi ]






 




Tata Bahasa

Arti Prefiks me-?

Di bawah ini adalah kunci jawaban latihan tatabahasa untuk edisi yang lalu.

Latihan A

1. tari
2. beli
3. cium
4. lempar
5. urus
6. sikat
7. cap
8. potong
9. tunggu
10. coba

Latihan B

1. menyeterika
2. menggoreng
3. mengajar
4. mendapat
5. menolong
6. memesan
7. membantu
8. mengetik
9. menjemput
10. meminjam

Sekarang perhatikan bagaimana memakai Prefiks me- di bawah ini:

Prefiks me- membentuk kata kerja intransitif dan transitif. Prefiks me- dilekatkan pada kata dasar kata kerja, kata benda dan kata sifat.
Prefix me- is used to form verb both intransitive and transitive.  Prefix me- is added to verbs, noun or adjective root.

a. Prefiks me- dengan kata dasar kata benda mempunyai arti
     Prefix me- , when added to noun root has meanings: 

  1. subjek memakai kata dasar sebagai alat untuk melakukan sesuat (to use  the root word as an instrument  to do something)

    - Saya belum mengunci pintu kamar saya.

    Kunci = key

    - Adik menggunting kertas.

    Gunting = scissor

    - Bapak menyeterika baju saya.

    Seterika = iron

  2. membuat sesuatu seperti kata dasarnya, membuat suara, makanan, pergi ke kata dasar (to make something related to the root word, make sound, food, going to the root word).

    - Murid-murid sedang membatik.

    Batik = batik

    - Kucing itu mengoeng karena lapar.

    Eong = miauw (sound of cat)

    - Ibu sedang menyayur. Sayur = vegetable

    - Pesawat itu akan mendarat di bandara.

    Darat = a land

b. Prefiks me- dengan kata dasar kata sifat mempunyai arti.
    Prefix me- , when added to adjective root has meaning:

    - subyek menjadi (to become like or take on the characteristic of the root)

    - Rambut bapak saya sudah memutih.

    Putih = white

    - Karena sakit, wajahnya memucat.

    Pucat = pale

    - Badannya mengurus karena sakit.

    Kurus = thin

    c. Prefix me- dengan kata dasar kata kerja mempunyai arti:
        Prefix me- , when added to verb  root has meaning:

      - subjek melakukan aktivitas ( to do activity indicated by the root word)
      - Saya membeli buku di toko buku.

      Beli = buy

      - Dia suka menyanyi.

      Nyanyi = sing

      - Pak Danu menulis novel.

      Tulis = write

       

      Note:
      Pefiks me- harus dipakai ketika dengan kata dasar kata benda dan kata sifat. Tetapi, ketika dengan kata dasar kata kerja, prefiks me- bisa dipakai bisa tidak. Dalam percakapan informal atau koran, perfiks me- sering tidak dipakai.
      Prefix me- has to be used when  added by noun and adjective root. When added by verb root, prefix me- can be used or not. In informal conversation or in newspaper, prefix me- is often dropped. 

      d. Become me- when the root word begins l,m,n,r,w,y     

         

      - Pak Leo suka melukis gunung.

      lukis = paint

      - Hari ini Pak Pahing memasak sayur.

      masak = cook

      - Ayo, kita menyanyi.

      nyanyi = sing

      - Perawat  itu merawat pasien dengan baik sekali.

      rawat = nurse

      e. Become meng- when the root word begins k,g,h and all vowel (k is drooped)        

      - Bapak mengirim surat.

      kirim = send

      - Adik nenggosok gigi.

      gosok = brush

      - Kasir itu sedang menghitung uang.

      hitung = count

      - Siapa yang mengambil buku saya?

      ambil = take

      - Saya akan mengundang Anda ke pesta saya.

      undang = invite

      - Keluarga saya menginap di hotel.

      inap = stay at night

      Latihan

      Ubahlah kalimat di bawah ini dengan memakai prefix me-
      Replace the word in bold in the model sentence or phrase by using prefix me-

      Contoh:

      - Rambut bapak saya menjadi putih.         Rambut bapak saya memutih.

      1. Kami pergi ke seberang jalan Solo.

      ……………………

      2. Padi di sawah sudah menjadi kuning.

      ……………………

      3. Pak Pahing memakai sapu untuk lantai.

      ……………………

      4. Ibu akan membuat sambal untuk makan siang nanti.

      ……………………

      5. Mas Wenny suka melakukan aktivitas lukis Gunung Merapi.

      ……………………

      6. Pada hari Minggu di sungai itu banyak orang memakai alat pancing untuk (menangkap) ikan.

      ……………………

      7. Setiap malam, nelayan-nelayan pergi ke laut.

      ……………………

      8. Pada musim panas, daun-daun mulai menjadi kering.

      ……………………

      9. Di keraton, kamu bisa melakukan aktivitas tonton wayang.

      ……………………

      10.  Harimau di hutan itu sering membuat suara aum.

      ……………………

 


[ kembali ke Daftar Isi ]




 

 

Realia

Rubrik ini berisi tentang realia atau media pengajaran yang dipakai di Wisma Bahasa


 

Di mana mereka?


Dia berdiri di bawah meja. Dia duduk di depan mobil.


[ kembali ke Daftar Isi ]



 




Percik
Rubrik ini berisi tentang hal-hal yang lucu dan ringan serta kadang-kadang terjadi dalam setiap proses belajar, baik tentang pilihan kata, sinonim, idiom-idiom atau cara bicara. Tapi misi dari rubrik ini bukan untuk mentertawakan murid tapi belajar dari kesalahan-kesalahan itu untuk perbaikan selanjutnya. Oleh karena itu redaksi menerima cerita-cerita lucu dari guru ataupun murid.

Suatu hari datang seorang perempuan Jepang. Dia bilang kepada seorang karyawan Wisma Bahasa bahwa hari ini dia akan melakukan placement test. Karyawan itu bingung karena menurut jadwal kerjanya hari itu tidak ada calon murid baru yang akan melakukan placement test. Akan tetapi dia tidak mau mengecewakan calon murid itu. Dia siapkan ruangan dan guru yang akan memberikan placement test.
Sesudah menerima penjelasan dan buku tes calon murid tersebut segera mengerjakannya. Akan tetapi kira-kira sepuluh menit kemudian dia kelihatannya menjadi bingung. Dia lalu bertanya kepada guru yang mengawasinya.
“Ini betul Wisma Bahasa?“ tanya dia.
“Iya betul. Kenapa?” guru itu balik bertanya.
“Saya mau belajar bahasa Inggris. Ini tes bahasa Indonesia“ jawabnya.
Sadar apa yang terjadi guru itu tertawa lalu menjelaskan bahwa Wisma Bahasa di sini adalah Wisma Bahasa yang mengajarkan bahasa Indonesia. Sedangkan untuk Wisma Bahasa Inggris ada di gedung yang lain. Memang keduanya dari satu yayasan yang sama, yaitu Yayasan Suara Bhakti. Akhirnya guru itu mengantarkan calon murid itu ke Wisma Bahasa Inggris.

(Wisma Bahasa Inggris selain banyak menerima murid orang Indonesia juga menerima banyak murid dari Jepang. –Red)
 


[ kembali ke Daftar Isi ]





 





Masalah Kebahasaan

Menjawab pertanyaan-pertanyaan murid seputar permasalahan kebahasaan


Penggunaan me-

Tanya:

Mengapa harus memakai prefiks me(N)- ? Saya sering mendengar orang membuat kalimat dengan kata kerja tanpa prefiks me(N)- seperti ini:

  • Nanti malam saya akan telepon.  (bukan menelepon)
  • Dia pinjam buku saya sejak bulan lalu.  (bukan meminjam)
  • Dia baca buku itu berjam-jam. (bukan membaca)

Sebenarnya fungsi prefiks apa sih? Tolong jelaskan. Terima kasih.

Justin, Australia

Jawab:
Selain yang dijelaskan di buku Wisma Bahasa fungsi prefiks me(N)- adalah juga untuk:

1. membentuk kalimat formal

Contoh:
- Nanti malam saya akan telepon(informal)
- Nanti malam saya akan menelepon. (formal)

2. memastikan bahwa kalimat itu bukan kalimat imperatif.

Contoh:
- Baca buku ini!  (kalimat imperatif)
- Saya sudah membaca buku ini.  (bukan kalmiat imperatif)

3. memastikan bahwa kalimat itu bukan kalimat pasif personal pronoun

Contoh:
- Topi itu dia ambil lalu dia pakai.untuk jalan-jalan (kalimat pasif personal pronoun)
- Dia mengambil topi itu lalu dia memakai topi itu untuk jalan-jalan. (bukan kalimat pasif personal pronoun)


[ kembali ke Daftar Isi ]





 





Mozaik Wisma Bahasa
Peristiwa-peristiwa yang terjadi di Wisma Bahasa

1 

Pantai Sundak
Tanggal 16 Desember 2006 beberapa murid dan guru pergi ke pantai Sundak untuk refreshing. Berangkat dari Wisma Bahasa jam 8 pagi dan pulang jam 4 sore. Kami berenang dan berjemur di pantai Sundak yang indah.


2

Ulang Tahun
Ada beberapa murid dan karyawan yang berulang tahun pada bulan lalu. Untuk itu pada tanggal 21 Desember 2006 diadakan pesta ulang tahun di Wisma Bahasa. Seperti biasa acara dilanjutkan makan siang bersama.


3

Nonton Bersama
Pada tanggal 29 Desember 2006, beberapa murid dan guru menonton film bersama di rumah guru Geger. Film yang ditonton berjudul “Goodbye Lennin”


[ kembali ke Daftar Isi ]







 

 

 



Selamat Kawan !!


Selamat Ulang tahun kami ucapkan untuk murid, mantan murid, dan staf serta karyawan Wisma Bahasa di mana pun Anda berada. Kami tidak akan pernah melupakan Anda. Semoga Anda selalu baik dan semakin baik.... sukses selalu!!!!
1/1 Sangeetha Chandrashekeran, Leanne Koontz, Lin Padgham, Sascha Romatzki,William Henderson
2/1 Lyall G.Howard, Oliver Gaucher, Elspeth Kent, Johan Nordstrom, Paul Scullion, Ben Clanchy.
3/1 Sadanand Dhume, Indrayani Heinecke, Hui Chuan Sung, Yasue Watanabe, Julia Marquardt, Evamaria Mueller, Gregoire Thibault.
4/1 Sachiko Furuya, Asako Osabe, Jessica Greene, Takako Tanigami, Wolfgang Marquardt, Isna.
5/1 Akiko Ogihara, Nick Tidswell, Yoshimi Takagi, Andrea Acerbis, Waka rangi.
6/1 Herbert Nilson, Ullrich Dettmann, Caroline Fesenberg.
7/1 Brant David Peters, Angela Soutar, Marc Webb, Benjamin Liu, sue Bowden, Sebastian Challandes.
8/1 Christina Schraeder, Hideki Imanara.
9/1 Paul McDowell, Jerome Besnehard, Lodewijk Lockefeer, Godi Dijkman, Angus Mortimer.
10/1 A.P. van Ommen.
11/1 Shona Gates, Dulce Amor Fortunado, Christian Jung.
12/1 Volker Jankowsky, Kyung Mook Lee, Yvonne Jessup.
13/1 Wasim Khan, Paul Wirtz, Kohmei Yamawaki, Jazari.
14/1 Tuscani Lakeman, Ian Pascoe, Keiko Ohtaki, Ikuyo Shimakura.
15/1 Jacob J. Hershman, Sung Hyun Moon, Gabriel Thoumi, Paul Hooper, Wasino.
16/1 Yoko Takahashi, Marcelle Baltzinger, Quinton Temby, Matsuda Kazuko, Mascha Koekkoek.
17/1 C.D. Jarreau, arrie Svingen, William O'Brien Johnston, Anna Adamczyk, Rita Oswald Christano, Jason McGrath.
18/1 Danny Brown, Delphine Fichaux, Aber Coontz.
19/1 Lennart hildingsson, Toby Kay, Keiko Yamazaki.
20/1 Ginny Edwards, Joshua Rushman, Mai Ishibashi, Haida Pasos, Wolfgang Fengler, Bryan Taylor.
21/1 W. Annette Schoon, Ronan Mac Aongusa, Maryanne Patience, Kutlu Kazanci, Roro.
22/1 Marjolijn Loonen, Ruth Halstead, AkikoShimozawa, Anna Maria Mueller, Mikiko Kawaguchi.
23/1 Andrew Hickman, John Hannusz, Jacqueline C Dukker, Chris Budahl, Yasuyuki Suzuki.
24/1 Claire Q Smith, Christina mc Lean Brazier, Gabriele Fischer Wilms.
25/1 Ernest- Christian Coelle, Makiko Watanabe, Jurgen Wander.
26/1 Richard Lawrence Trezise, Pall A. Davidson, Ime Bressers, Simon Giverin, Wilms Heinz.
27/1 Ashley Keleher.
28/1 Herve de Baillenx, Tjitske Adrienne Lingsma, Sarah Becky Zimmerman, Fan Jing Feng, Ross Chapmann,Wawan.
29/1 Tino Serra, Aya Yamamoto, Mark Allen, Jens Dissing Odgaard, Shane P. Reid, Frederic Neumann, Ron Luehrs.
30/1 Anne Pasquier, Hanako Shinoda, Walter Buendgens, Ben Farell, Julian Bianco, Kristine Blokhus, Kay Kleeman.
31/1 Stephen Alston, Kohei Sensaki, Naomi Yoneyama, Harumi Hirokawa.



Selamat bagi murid yang pada bulan lalu sudah selesai belajar... semoga kenangan baik selalu ada pada kita. Selamat bekerja...jangan lupa untuk selalu mempraktikkan bahasa Indonesia
 
o Peter Brophy (Australia)
AVI
o Peter Heywood (Australia) Individu
o Christiane Seitz (Jerman - AMM)

AMM

o Adrian Christen (Swiss - Caritas Swiss) Caritas Swiss
o Philip Jenkins (Inggris) Individu
o Orlando de Guzman (Philipina) Individu
o Gregoire Thibault (Belgia) Individu
o Kohmei Yamawaki (Jepang) Kokkyo Naki Kodo
o Brian Harding (Amerika) Individu
o Tammy Gouldstone (Amerika) Individu
o Kay Kleeman (Amerika) Individu
o Elizabeth Mlleneaux (Australia) Individu
o Tom Weaver (Selandia Baru) UNESCO
o Kazuko Matsuda (Jepang) Individu
o Judith Illehues (Jerman)- Friedrich Ebert Foundation
o Ween Henderson (Australia) Individu
o William Henderson (Australia) Individu


DAN YANG TIDAK BOLEH LUPA :




[ kembali ke Daftar Isi ]
You are in : Home > Bulletin
Back to main frame/page


Copyright (C) 1996-2010 Wisma Bahasa. All rights reserved